PENGUKUHAN DAN PELANTIKAN PENGURUS LEMBAGA IKATAN TRAH I PANDIMA DAENG MALLIONGI KARAENG BONTOA KE - VI MATINROA RI TANGKURU OLEH SOMBAYYA DARI GOWA

PENGUKUHAN DAN PELANTIKAN PENGURUS  LEMBAGA IKATAN TRAH  I PANDIMA DAENG MALLIONGI KARAENG BONTOA KE - VI MATINROA RI TANGKURU  OLEH SOMBAYYA  DARI GOWA 


Salah satu kerajaan yang terhimpun dalam federasi Toddo Limayya Ri Marusu adalah kerajaan Bontoa yang terletak di bagian pesisir utara Maros. Kerajaan ini diperkirakan berdiri sejak tahun 1550. Dari generasi ke generasi ,kerajaan ini dipimpin oleh karaeng. Ada dua puluh dua karaeng yang pernah memimpin kerajaan ini. Salah satunya diantaranya adalah I Pandima Daeng Malliongi Karaeng Bontoa ke - VI  Matinrowa Ri Tangkuru. 


Menurut  H. Muhammad Luthfi Hanafi, S.E. Karaeng Tayang, yang merupakan ketua rumpun keluarga besar keturunan trah I Pandima Daeng Malliongi Karaeng Bontoa ke - VI mengatakan bahwa: "Kerajaan Bontoa dan raja- raja Bontoa, memiliki pertalian kebangsawanan yang sangat   erat  antara kerajaan Gowa dan kerajaan Bangkala ( Je'ne Ponto), oleh sebab itu, kami khususnya dari para rumpun keturunan ( trah) I Pandima Daeng Malliongi Karaeng Bontoa ke - VI Matinrowa Ri Tangkuru  menganggap perlu menjaga hubungan kekerabatan itu yang sudah bersifat lintas generasi dengan cara bersilaturahmi antar sesama rumpun keluarga, baik yang dari Kerajaan Gowa maupun dari Kerajaan Bangkala serta dari kerajaan - kerajaan lainnya yang ada di Maros." 

Sabtu, 26 Oktober 2024, oleh Somba Gowa ke - 38 Andi Kumala Idjo Daeng Sila Karaengta Lembang Parang Sultan Malikussaid II Batara Gowa III mengukuhkan langsung para keturunan atau generasi I Pandima Daeng Malliongi Karaeng Bontoa ke- VI yang terhimpun dalam sebuah struktur kelembagaan, sekaligus sebagai simbol bahwa Bontoa dan Gowa adalah dua kerajaan yang tidak bisa terpisahkan sejak masa silam. Agenda pengukuhan dan pelantikan pengurus lembaga Ikatan Trah I Pandima Daeng Malliongi Karaeng Bontoa ke - VI tersebut dilaksanakan  di Lingkungan Bontoa , Kecamatan Bontoa ,Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.


Kegiatan tersebut dirangkaikan pula dengan siarah ke situs makam karaeng Bontoa  Pertama yaitu I Mannyarrang Daeng Makkiok  dan beberapa situs makam karaeng Bontoa lainnya yang terletak di pertengahan kampung Bontoa. Selanjutnya,  siarah ke makam I Pandima Daeng Malliongi Karaeng Bontoa Ke- VI Matinroa  Ri Tangkuru yang terletak di Tangkuru. Kecamatan Lau, kabupaten Maros. 


Agenda pengukuhan tersebut berlangsung dengan khidmat. Dihadiri oleh rumpun keluarga dari kerajaan Gowa dan Bangkala ,rumpun keluarga sesama keturunan karaeng Bontoa yang berdomisili di Bontoa, Tangkuru, Pangkep, dan Labakkang  serta  rumpun keluarga  yang memiliki keterkaitan langsung dengan kerajaan Toddo Limayya ri Marusu.


Kegiatan pengukuhan ini turut pula mencerminkan keutuhan tradisi budaya yang  masih lestari di Bontoa dengan adanya penampilan akngaru ( pengucapan sumpah / ikrar) di hadapan sombayya yang diiringi tabuhan gendang Makassar dan beberapa tari tradisional Makassar  sebagai hiburan pelengkap dari agenda pengukuhan / pelantikan  tersebut. Kedatangan sombayya bersama rombongannya disambut dengan iringan pasukan berkuda dan pasukan tombak menuju lokasi acara pelantikan. 

*** 

Bontoa , 26 Oktober 2024. 

Redaksi : Muhammad Alamsyah Krg. Lira.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Silsila Keturunan I Pandima Daeng Malliongi Karaeng Bontoa Ke - VI

ASAL- USUL ARU ( AKNGARU) DAN PERGESERANNYA YANG TIDAK PADA TEMPATNYA ( BAGIAN 1 )